Rabu, 04 Desember 2013

Pengalaman di IAID


Merupakan pengalaman yang sangat luar biasa bisa ada di diruang lingkup IAID.Waktu itu saya mendaftar paling akhir dibanding mahasiswa-mahasiwa yang lainnya, karena saya sakit saat itu.
Pertemuan pertama pada perkuliahan saya merasa sangat gugup karena saat itu keadaan yang saya rasakan berbeda dengan mahasiswa yang lain. Mahasiswa-mahasiwa yang lain telah melewati masa orientasi atau masa ta’aruf sebelumnya,yang lebih di kenal dengan masa TAMADA (Ta’aruf Mahasiswa Darussalam) sedangkan saya waktu itu tidak sempat mengikuti masa ta’aruf tersebut, jadi saya untuk pertama kalinya bertemu dengan banayak orang yang akan menjadi kawan sekelas saya selama saya berkuliah di IAID itu,baru hanya saat itu. Bagaimana saya tidak gugup? 
 Suatu ketika saya pernah mengalami suatu kondisi diamana pada hari itu saya berkesempatan untuk menyelenggarakan sebuah presentasi di kelas. Namun ketika saya sedang dalam perjalanan menuju kampus ,ban kendaraann yang saya naiki tiba-tiba bocor, dan asaya berada di tempat yang jauh dari bengkel,sedangkan waktu terus berjalan dan sampai ketika saatnya kelas di mulai.Saya berusaha mencari bengkel dengan mendorong kendaraan saya. Dan saya menelepon teman saya untuk memberitahukan ketidak bisa hadiran saya tepat waktu karena sebuah musibah tersebut. Akhirnya teman saya pun membantu dan menggantikan waktu saya untuk berpresentasi sampai saya tiba di kampus.
Waktu itu kampus kami masih di Pangandaran , namun sekarang kami sudah berpindah ke pusat karena suatu keputusan dari pihak perkuliahan.Memang begitu berat awalnya namun setelah kami jalani semua ini mulai terbiasa. Akhirnya saya pun kini menikmati hari-hari saya berkuliah di kampus pusat neskti harus menempuh jarak yang cukup jauh dan dalam waktu 2 minggu sekali. Alhamdulillah kami sudah mulai terbiasa .dan ini sangat menyenangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar